CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Monday, April 6, 2009

Saya dan pelangi yang hilang.


Semalam saya terpandangkan pelangi
Antara rintik hujan
juga simbah sinar mentari petang
Jalurnya indah....
Dari merah jingga
membawa ke biru dan ungu
Tersusun dengan garapan terindah
Ciptaan DIA

Terpegun dan terpesona dengan keindahannya
Menenggelamkan saya bersama khayalan
Pada satu sudut tangga di ruangan belakang
saya menilai dan meneliti
setiap jalur-jalur keindahan pelangi
dari satu jalur saya rentas jalur berikutnya

Tanpa kerdipan, mata terus menatap pelangi
dengan harapan keindahannya
kekal terus bersama saya
namun saya silap.....
jalur nan indah itu
mula menipis warnanya
kian menghilang dari pandangan
Cantik yang tadi makin kabur
Akhirnya...
awan putih mendepani mata

Hilang sudah pelangi saya
Hilang kini keindahan rasanya
Hilang bersama khayalan yang belum sudah
Bersama kenangan
Suka atau duka ianya tetap yang terindah
Ada rindu yang di tinggalkan

Pelangi....
Sekalipun seketika hadirnya
Namun kehadirannya pernah membiaskan
warna-warna indah dalam hidup saya

Hakikatnya....
Rindu saya untuk terus memiliki
jalur dan susun pelangi yang indah.


Saya kehilangan pelangi saya
saya rindukan pelangi saya
ada ganti untuk pelangi saya?

6 comments:

chimera said...

sebab tu lah bila tiap kali nampak pelangi, saya selalu ingatkan kepada diri saya... jgn terlalu terpesona... memadailah hanya dgn rasa kagum seketika... sebab bila terlalu terpesona , kita akan mengharapkan keindahan tersebut kekal lama... hingga membawa ke alam khayal...

hakikatnya, selama manalah sgt jangka masa munculnya pelangi... bila muncul cahaya mentari, biasan warna melengkung awan tersebut akan terus pudar dan lenyap...

Sufi Idany said...

Abg Chime : Kadang kita leka dgn keindahannya...leka dengan jalur2 indah padanya, leka dengan susunan yang menarik hingga kita lupa pelangi itu akan hilang jua.... sekerap mana ia hadir dan menghilang, ida tetap hargai kehadiran yang seketika itu kerana sekurang2 terpinjam sekejap keindahan itu.... tenang jiwa dalam leka merentasi jalur warnanya....

Cik Amy Sensei said...

salam idany..

wahh..manis sungguh bicara awk tentang pelangi ye..
bait-bait bahasa nan indah..

awk ni minat sastera ek..
puitis ayat tersusun cantik..
baguss...

~Cinta Cukulet~ said...

Dah lama tak tengok pelangi..huuu

al-hussaini said...

sebut pasal pelangi...

teringat akan lagu LASKAR PELANGI..dari band NIDJI...

best..indah lirik lagu tu

Sufi Idany said...

Cik Amy : Salam kembali.... manis ke? indah ke Amy? huhuhu ntah laa sekadar membiaskan kata dari hati... tidak seindahmana pun Amy...malu saya.... :~)

Cukulet : Kebetulan petang tu tak lena Cukulet, tu yang berkesempatan tgk pelangi.... leka jap....

Husaini : Erm saya pun suka lagu tu...

Bahasa dari jiwa

Aku tidak setegar mentari, megah terang menghias siang. Aku mungkin hanya sejalur pelangi yang menumpang cahayanya mentari selepas hujan berlalu. Aku berubah dalam pelbagai warna, merona ceria penawar buat yang berduka. Rasailah kehadiran ku ibarat kau menatap pelangi sesudah hujan di balik cerahnya sinar mentari.

*********************************************************

Jangan terlalu memuji jika dihati tak pernah memuja

*********************************************************